Minggu, 08 Maret 2015

Cabang Pencak Silat SD diapus Di O2SN Suatu Kemunduran Buat Indonesia

Oliampiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) adalah suatu multi event olaharga pelajar yang dilaksanakan oleh kemendiknas. Event ini merupakan suatu yang bergengsi di kalangan sekolah mulai dari tingkat gugus, kecamatan, kota/kabupaten, propinsi dan nasional.
Saya sangat sedih dan kecewa ketika mendengar dan menerima surat juknis lomba O2SN 2015 dari Dinas Pendidikan Propinsi Banten dan Kota dan Tangerang Selatan, bahwa olahraga yang merupakan kebanggaan dan tradisi negara kita tidak dipertandingkan. Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) kota Tangerang Selatan Ir. E Wiwi M, M. Si pun senada dengan saya merasa keberatan dan kecewa kepada kemendiknas Pusat yang merupakan pelaksana tingkat Nasional. Kota tangerang selatan merupakan salah satu kota yang sedang mengembangkan dan melakukan pembinaan Pencak Silat sejak usia dini. Seleksi O2Sn cabang Pencak Silat ini sudah kami lakukan mulai dari tingkat sekolah, gugus, dan kecamatan. Hal ini juga sebenernya berlawanan dengan pendapat mentri pendidikan dan kebudayaan kita Anies Baswedan di media yang menyatakan bahwa Pencak Silat bagian pembentukan karakter anak. Apapun alasannya ini merupakan kegiatan yang mengecewakan buat saya karena :
1. Pencak Silat budaya nasional yang merupakan kebanggaan Negara tetapai malah yang di pertandingkan cabang beladiri asing.
2. Dalam cabang Pencak Silat SD yg dipertandingkan adalah kategori tunggal putra dan putri bukan tanding sehingga dari segi keselamatan anak-anak kita terjaga.
3. Dari segi medali hanya memperebutkan dua kategori jadi jadi cukup mengirit anggaran biaya dan waktu.
4. Sudah mulai berkembangnya beladiri pencak silat di sekolah-sekokah sehingga pembinaan untuk persiapan lomba ini sudah dimulai, dengan ditiadakan nya maka sama saja membunuh bahkan membinasakan prestasi anak yang konsen di Pencak Silat.
Semoga tulisan saya ini dibaca oleh pejabat kemendiknas dan pak mentri Anies Baswedan sehingga menjadi pertimbangan dan ada kebijakan yang bisa membantu dan menyelamatkan Pesilat Muda Indonesia melalui event ini.

Hilman Indrapura









1 komentar:

wahyu dwi anugerah mengatakan...

Silat prestasi tanpa ada pertandingannya sama dengan sekolah tanpa ujiaan...
Berkat O2SN,,POPDA,KEJURDA,,POPWIL,,POPNAS,,dan masih banyak ajang kompetisi pelajar lainnya kita bisa melihat bakat2 muda penerus kita...dari semua ajang kompetisi O2sn lah yg membagi berdasar klmpok umur sd, smp dan sma...sungguh sangat disyangkan sekali pencak silat tidak ada di O2SN maupun POPDA tahun ini...
Buat adek2 yg didaerah,,,trus semangat latihan,,karena masa depan pencak silat sumbar ada di tangan kalian semua...lanjutkan langkah2 yg telah dirintis oleh generasi sebelumnya....
Jayalah pencak silat indonesia...
Salam olahraga..