Selasa, 01 Oktober 2013

Jangan ada paksaan untuk berlatih apabila anak tidak suka

Dalam pelaksaan beladiri anak, kita sebagai pelatih, orang tua, dan pengurus yang terlibat dalam latihan tersebut harus mengetahui tingkat kejenuhan anak. Terkadang dalam suatu latihan yang menargetkan anak untuk bisa mengusai gerak tertentu untuk menghadapi kenaikan tingkat atau pertandingan, kita terlalu memaksa kepada anak tersebut untuk dapat melakukannya. Sehingga anak tersebut merasa tertekan atau terpaksa dalam latihan tersebut. Padahal tujuan utama kita mengajarkan beladiri untuk anak bukan seperti itu. 
Tujuan utama anak kita latihan beladiri sebenarnya sebagai pembentukan karekter anak, baik fisik maupun mental, sedangkan prestasi hanya mengikuti. Jadi prestasi jangan terlalu dipaksakan ke setiap anak, karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda. Untuk pemberian porsi latihan yang lebih pada anak boleh-boleh saja, sebatas kemampuan fisik, skill dan kesiapan mental anak tersebut.
Pemaksaan latihan yang berlebihan jika dilaksanakan selain membuat anak jenuh dalam berlatih, juga anak bisa mendapatkan trauma yang mendalam seperti ketakutan, malas, dan lain sebagainya kalau melihat atau mendengar kata latihan. 
Untuk itu kita sebagai pelatih, orang tua, dan pengurus harus bisa melihat kemampuan anak, serta mengetahui tingkat kejenuhan anak, sehingga kita bisa mengatur tingkat pemberian materi latihan pada anak. Selain itu Pelatih dan Pengurus harus bisa mensiasati program latihan yang menarik sehingga latihan bisa menyenangkan tetapi materi yang dituju tercapai.
       

Senin, 09 September 2013

Selamat hari olahraga nasional

Tanggal 9 september adalah hari yang paling penting bagi insan olahraga nasional, pasalnya pemerintah Indonesia mencanangkan hari tersebut sebagai hari olahraga nasional. Kami segenap pelatih, pengurus, orang tua murid dan anggota olahraga bela diri, khususnya bela diri untuk anak-anak mengucapkan selamat, semoga olahraga indonesia kembali bangkit dan bangun dari tidurnya sehingga menjadi negara yang ditakuti di asia dan dunia

Selasa, 27 Agustus 2013

Yuk Kita Mulai Lagi Latihan..................

Setelah libur panjang kenaikan kelas, Ramadhan dan Lebaran. Sekarang sudah saatnya kita aktivitas latihan beladiri anak kembali. Silakan persiapkan apa saja yang perlu disiap dalam latihan, seperti seragam, alat-alat pelindung badan, dan alat-alat untuk latihan lainnya. Bagi yang baru akan bergabung, selamat bergabung jangan lupa tips2 dalam memilih tempat latihan beladiri (Buku Beladiri Untuk anak PT. Dian Rakyat). Trus berlatih semoga kalian semua menjadi juara. Selamat berlatih......!


Selasa, 23 Juli 2013

PROFIL JUARA : WISNU KUMARA PUTRA JUARA TAEKWONDO NASIONAL & INTERNASIONAL MEMILIKI SEGUDANG PRESTASI DAN CITA-CITA

Sepintas melihat Wisnu Kumara sama seperti anak-anak sebayanya. Bermain, bercanda, bahkan sedih apabila tidak sesuai dengan keinginananya. Tetapi dibalik itu, anak dari pasangan Harry Hartanto dan Nur Ayu Komang ini merupakan anak yang luar biasa. Prestasi anak ini di tahun 2010 sampai 2013 sedang memuncaknya. Baik secara akademis maupun nonakademis. 
Untuk dibidang nonakademis yang paling menonjol adalah prestasi di bidang olahraga Taekwondo. Tahun 2013 Murid Sekolah Dasar Islam Azhar 15 Pamulang ini meraih Emas (Juara I) Nasional Taekwondo Prajunior UTI PRO Championship 2013 di Surabaya dan juga meraih medali Perak (Juara II) di kegiatan yang sama untuk tingkat Internasional (UTI PRO BEST OF THE BEST INTERNASIONAL CHAMPIOANSHIP) 20-30 Juni lalu di Yogyakarta. Hasil itu buah dari kerja kerasnya berlatih dimanapun dia berada. Polda Bali adalah tempat latihan taekwondo wisnu pertama kali tahun 2008. Sejak tahun 2013 Wisnu pindah ke Pamulang karena Ayahanda tercintanya pindah tugas di Jakarta dan tetap berlatih bergabung latihan di Sekolah dengan teman-teman Ekskul Taekwondo. Bukan hanya itu murid yang duduk sekarang di kelas 6 ini juga pernah menjuarai lomba-lomba yang dia ikutinya seperti : lomba mengomandangkan Adzan (Muadzin Terbaik), Pekan Seni, dan Paduan Suara.
Bukan hanya di luar sekolah dia hebat. Di dalam kelas wisnu tergolong sebagai murid yang cerdas, dimana dalam pembagian hasil pembelajaran dia selalu di posisi 4 besar keatas.
Sikap santun dan hormat kepada teman serta guru disekolah juga patuh menjadi contoh bagi teman-temannya. Selalu salam kepada guru, tidak pernah membuat kasus dengan teman, dan selalu mengikuti kegiatan sekolah dengan baik. 
Semoga Prestasi wisnu ini menjadi motivasi untuk dia untuk meraih yang lebih baik dan kita semua agar bisa berlatih lagi lebih keras untuk meraih prestasi yang kita inginkan.

Prestasi Wisnu Kumara Putra :
1. Meraih rangking 4 di kelas 3, Tahun Pelajaran 2010.
2. Meraih rangking 3 di kelas 4, Tahun Pelajaran 2011.
3. Meraih rangking 2 di kelas 5, Tahun Pelajaran 2012.
4. Juara Harapan II Lomba Seni Re
maja Disdikpora Bali 2011.
5. Juara I (Emas) Pekan Olahraga Kota Denpasar-Bali. Cabang Taekwondo. 2011.
6. Juara I (Emas) Cabang Taekwondo Open Class Walikota Denpasar-Bali 2012.
7. Juara III Lomba Pekan Seni Remaja XXVIII tingkat SD Kota Denpasar-Bali 2012.
8. Juara Harapan I Adzan, OLKA Al-Azhar Se-Indonesia 2013.
9. Juara Harapan II Paduan Suara Fersiival Seni dan Budaya Al-Azhar 2013.
10.Juara I (Medali Emas) Cabang Taekwondo Pra Yunior Open Tournament Se-JawaBali plus di Surabaya. 2013.
11. Muadzin terbaik program Pesantren Bina Iman SD Islam Al-Azhar 15 Pamulang dan Al-Azhar 23 Jati Kramat.
12. Juara I (Medali Emas) Kejurwil Nasional Cabang Taekwondo UTI Championship Surabaya, 2013.
13. Juara II (Perak) UTIPRO BEST OF THE BEST INTERNASIONAL CHAMPOIONSHIP, Jogyakarta, 2013.


Rabu, 17 Juli 2013

LATIHAN PADA SAAT PUASA

Latihan beladiri pada saat bulan puasa bisa disiasati waktunya yang tepat jika kita sedang melaksakan ibadah Puasa (bagi umat Islam). Latihan bisa dilaksanakan pada malam hari setelah solat tarawih atau sore hari menjelang berbuka. Latihan yang dilaksanakan jangan terlalu berat volumenya. Latihan ini dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh kita, bukan untuk membentuk atau meningkatkan kondisi fisik kita. Lain hal dengan atlet yang akan dipersiapkan untuk event tertentu, latihan di bulan puasa perlu di bentuk latihan khusus yang dibuat oleh ahli dan pelatihnya.
Bagi kita yang memang melakukan olahraga beladiri sekedar untuk kesegaran jasmani dan beladiri saja, bisa melakukan latihan paling banyak seminggu 2 kali latihan pada saat puasa. Latihan dilaksanakan dengan beban yang sedikit dan kecepatan yang sedikit. Hal ini dilaksanakan karena kawatir mengganggu kondisi tubuh dalam keadaan perut yang kosong.
Selingin dengan muatan-muatan imtaq untuk menambah motivasi dalam hal ibadah kita. Silakan mencoba semoga latihan kita dinilai sebagai ibadah oleh Allah SWT. Amin.

Sabtu, 16 Februari 2013

Latihan Beladiri Melatih Disiplin Anak

Dalam setiap latihan beladiri pasti ada peraturan atau tata tertib yang harus dilaksanakan. Peraturan itu dibuat agar jalannya latihan berjalan dengan baik. Peraturan itu sendiri berupa peraturan yang mengatur tentang latihan, organisasi, dan sikap diluar latihan. Terkadang kita sebagai orang tua susah sekali untuk mengatur anak-anak untuk disiplin dalam kehidupan sehari-hari.  Ada beberapa orang tua yang mensiasati kedisplinan anak sehari-hari dirumah dengan cara mengaplikasikan kedisiplinan pada saat latihan beladiri. Contoh : 
1. Pada saat anak susah sekali diajak untuk ibadah (sholat, doa, dll) orang tua bisa membandingkan atau mencontohkan dengan latihan, yaitu "Sebelum latihan aja kita berdoa supaya latihan kita selamat, dan gak ada cedera, masa dirumah malas berdoa (sholat)?".
2. Pada saat anak mulai telat atau malas belajar, mandi, bangun, makan, dan lain-lain, maka siasatnya dengan menyampaikan ke-anak: "Klo kamu telat latihan dalam latihan dihukum push up, lari dan lain-lain, dirumah juga harus seperti itu klo kamu males dan telat mulu mau kamu dihukum mama/papah atau dilaporkan ke pelatihnya biar dihukum di tempat latihan".
Dan masih banyak cara lain untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang diajakan di latihan beladiri di rumah. Mungkin Bapak/Ibu yang membaca tulisan ini lebih banyak tahu bagaimana cara untuk memotivasi anak untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan cara mengaplikasikan 
  

Minggu, 14 Oktober 2012

Pencak Silat dan Saya (Mr Shingo Miyamoto)

Mr. Shingo Miyamoto Konsuler Kedutaan Besar Jepang


Saya ada sebuah pengakuan.  Awalnya ada "udang di balik batu" saat saya memutuskan untuk ikut latihan pencak silat di Masjid Al Azhar. 

Dalam kata singkat, alasan saya untuk belajar silat bukan karena saya ingin meningkatkan kemampuan saya sendiri dalam silat.  Alasan saya untuk belajar silat sebetulnya adalah untuk berteman dengan sebanyak mungkin orang Indonesia, dan untuk meningkatkan kemampuan saya untuk berbahasa Indonesia.

Saya melihat tampilan pencak silat untuk pertama kalinya, saat mewakili Duta Besar Jepang di acara Hari Ulang Tahun ASBD pada bulan Mei, tahun 2010.  Saat itu, saya berpikir betapa bagus kegiatan ini untuk bisa mengenal dengan teman-teman dari Indonesia, dan untuk bisa berbicara dengan mereka dalam bahasa Indonesia.  Karena waktu itu saya masih relatif baru datang di Indonesia, dan karena kebanyakan dari orang yang mengelilingi saya dalam kehidupan saya adalah orang asing, keinginan saya untuk mendekati teman-teman dari Indonesia sangat kuat.  Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mengunakan pencak silat sebagai “alat” untuk merealisasikan keinginan itu.

Sudah dua tahun berlalu sejak saya mulai ikut latihan pencak silat di Masjid Agung setiap hari minggu.  Selama dua tahun ini, saya berhasil untuk berteman dengan banyak orang Indonesia.  Memang, saya merasa saya dapat diterima sebagai seorang anggota keluarga besar ASBD.  Sahabat yang telah saya bertemu di sana adalah sahabat-sahabat terpenting bagi saya di Indonesia.

Selama dua tahun itu, kemampuan saya untuk berbahasa Indonesia bertambah dengan signifikan juga.  Meskipun pasti belum lancar, jika dibandingkan dengan saat saya tiba di Indonesia untuk pertama kalinya (Wah, saya belum tahu caranya untuk bahkan mengucapkan terima kasih pada waktu itu!!), saya sudah menjadi cukup mampu. Sampai bisa menulis karangan ini sendiri, misalnya.

Dari hasil-hasil tersebut, mungkin bisa dikatakan bahwa tujuan awal saya dalam belajar silat itu sudah direalisasikan. “Udang di balik batu sudah didapatkan.”

Anehnya, bahkan setelah dipindah tugas ke Amerika Serikat pada bulan Januari, tahun 2012, saya masih tetap ikut latihan silat di cabang ASBD di Washington DC.  Mengapa? Bukan karena saya ingin berteman dengan orang Indonesia pasti. Karena hampir semua murid di sana orang Amerika. Bukan karena saya ingin belajar bahasa Indonesia juga, karena semua pembicaraan saat latihan dilakukan dalam bahasa Inggris.  Mengapa saya masih ingin berlatih silat?? Nah, saya sendiri baru sadar, bahwa alasan kenapa saya ingin belajar silat sudah berubah selama dua tahun yang lalu.
Jika dipikirkan sekarang, alasannya bukan karena saya ingin mendekati teman-teman Indonesia.  Alasannya bukan karena saya ingin belajar bahasa Indonesia.  Tetapi, alasanya karena saya ingin melanjutkan pelajaran pencak silat. Itu saja.

Sekarang, bagi saya sendiri, pencak silat bukan “alat” untuk mendekati Indonesia.  Pencak silat adalah kegiatan yang menyenangkan.  Ya. Pencak silat adalah sejenis seni bela diri. Yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan saya sendiri. Tapi pencak silat bukan hanya itu.  Saya rasa belajar silat bisa bermanfaat untuk meningkatkan disiplin diri saya.  Dari silat, saya dapat belajar sikap hidup yang lebih baik, seperti jangan paksakan pendapat saya sendiri kepada orang lain, tetapi manfaatkan tenaga orang lain untuk merealisasikan hasil yang baik.  Menurut saya, silat bisa disebut sebuah kegiatan yang dapat dilanjutkan sepanjang hidup untuk menjadi orang yang lebih baik.

Saya sering ditanya oleh teman-teman. “Kamu orang Jepang kan? Kenapa suka belajar pencak silat? Mengapa bukan karate?“  Dan saya selalu menjawab, “kebetulan saja.“ Memang, saya menemukan pencak silat secara kebetulan.  Dan kebetulan, saya jatuh cinta kepadanya.  Dan setelah belajarnya selama dua tahun, ternyata banyak hal yang telah saya pelajari. Oleh karena itu, kata kunci saya pada saat ini untuk menjelaskan artinya belajar silat bukan “udang di balik batu” tetapi “Sekali mengayuh dua tiga pulau terlewati.” Karena hanya dengan belajar pencak silat, saya sudah bisa mendapatkan banyak hal yang sangat dihargai dalam hidup saya.

Harapan saya adalah melalui membaca buku ini, anak-anak dan dewasa secara bersama akan dapat belajar banyak hal mengenai seni bela diri yang saya cintai. Pencak Silat.

Terakhir, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada sahabat-sahabat saya dari Al Azhar, yang telah menerima saya sebagai anggota keluarga besar mereka.  Sampai hari ini, saya sangat menghargai persahabatannya sebagai sesuatu yang terbaik yang terjadi kepada saya selama berada di Indonesia. Terima kasih...


Shingo Miyamoto

Kamis, 11 Oktober 2012

Foto Lucu Anak Latihan Beladiri

Ini adalah sesi foto anak latih ekskul Silat kelas 1-2 Al Azhar 15 Pamulang, sedang asik-asiknya berfose tiba2 datang anak ekskul lain (Futsal) didepan mereka dan ikut bergaya. Tidak sengaja tetapi terlihat lucu dengan kepolosan anak bergaya latihan beladiri dan anak-anak lainnya yang melihatnya.hehehehe

Selasa, 02 Oktober 2012

Rabu, 01 Agustus 2012

Puasa Sempatkan Untuk Olahraga

Pada saat puasa kita bukan berarti tidak boleh beraktifitas olahraga. Akan tetapi kita tidak bisa melakukakan aktivitas olahraga seperti saat keadaan kita sedang tidak berpuasa. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang ringan-ringan seperti jalan, joging, dan bersepeda santai dengan bedan yang sedikit dan waktu relatif singkat. Untuk latihan beladiri sendiri bisa juga dilakukan disaat puasa. Latihan dengan beban yang sedikit dan waktu yang jangan terlalu lama. Latihan bisa dilakukan pada sore hari menjelang buka puasa, sekitar jam 17.00 atau 17.30. Urutan latihan yang dilakukan sebagai berikut : 

1. Peregangan dengan menarik bagian otot tubuh agar tidak kaku saat latihan bisa dilihat dibuku beladiri untuk anak penerbit PT. Dian Rakyat atau buku lain dengan teratur mulai dari kepala sampai ujung kaki.
 2. Pemanasan dengan cara berjalan/lari-lari kecil.
 3. Gerakan-gerakan dasar beladiri dengan porsi yang kecil dan tidak menggunakan power (tenaga yang berlebihan/kuat-cepat), gerakan-gerakannya bisa dilihat juga dalam buku beladiri untuk anak penerbit PT. Dian Rakyat.
 4. Pendinginan. Pendingan dilakukan untuk menurunkan suhu tubuh kedalam keadaan yang normal setelah jantung bekerja lebih cepat karena ada pergerakan tubuh.
 
Setelah magrib berkomandang silakan minun air putih dan dilanjutkan dengan yang manis seperti korma, kolak, kue-kue kecil, roti dll. Selamat mencoba, Semoga bermanfaat dan puasa kita di terima. Amin...!

Rabu, 04 Juli 2012

Tahun Pelajaran Baru 2012/2013 Yuk Ikut Ekskul Bela Diri

Bulan juli 2012 ini merupakan dimulainya tahun pelajaran sekolah 2012/2013. Dengan dimulainya tahun pelajaran ini, maka dimulai pula semua kegiatan sekolah. Termasuk kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan bertujuan agar murid bisa mengembangkan kreativitasnya di bidang tertentu seperti seni, olahraga, asah otak dan keterampilan lain.
Di sisi olahraga murid bisa mengembangkan kreativitasnya di ranah motorik anak. Bela diri merupakan salah satu aktivitas olahraga yang menanamkan beberapa nilai-nilai yang positif selain melatih motorik anak seperti tanggung jawab, keberanian, patuh kepada orang tua, dan lain-lain. Untuk itu tidak sedikit orang tua mendaftarkan anaknya untuk berlatih beladiri. 
Untuk itu yuk kita daftarkan anak-anak kita untuk berlatih beladiri, tetapi tetap harus didampingin dan didiskusikan kepada pelatih agar kita sebagai orang tua bisa memantau kegiatan beladiri yang kita laksanakan. 

Selamat Bergabung.......! 

Selasa, 26 Juni 2012

Isi Liburan Dengan Latihan Bela Diri

Mungkin bagi orang tua yang memiliki jadwal kerja tidak terikat, liburan sekolah adalah waktu yang tepat untuk menikmati liburan. Tetapi bagi orang tua yang super sibuk tidak bisa menemami anak berlibur. Liburan tidak harus berpergian kesuatu tempat yang ramai dan banyak acaranya. Liburan itu bisa dilakukan di rumah seperti bersepeda, bermain ke taman lingkungan dekat rumah (kalau ada), bermain games, membaca komik, aktivitas olahraga dan lain-lain.
Nah bagi anak yang sudah terdaftar ikut latihan beladiri di sekolah atau di club masing-masing, liburan bisa diisi juga dengan latihan beladiri sendiri dirumah. Selain untuk mengisi liburan, latihan ini juga menambah kepercayaan diri anak dan meningkatkan kebugaran jasmani pada anak. Latihan harus didampingin oleh orang tua atau pelatih dengan dengan panduan buku "bela diri untuk anak" atau buku lain sesuai dengan perguruan/club latihannya. Latihan bisa dilakukan setiap pagi selama liburan. Latihan cukup 45 menit sampai 1 1/2 jam. Urutan latihan harus dilaksanakan karena ini merupakan standart latihan beladiri. Jangan lupa persiapkan alat-alat yang digunakan untuk latihan seperti deker tulang kering, samsak/target pukulan, celana, pelindung persendian dan lain-lain  yang mendukung dan dibutuhkan latihan. 

Bagi yang tidak ikut latihan beladiri bagaimana???, Jangan kawatir bagi bapak/ibu yang anaknya tidak mengikuti latihan beladiri bisa ibu/bapak latih sendiri dengan panduan buku bela diri anak tadi. Klo memang kurang yakin bisa menghubungi salah satu pelatih atau orang yang dianggap bisa melatih dengan buku panduan tersebut, tetapi latihan hanya sebatas olahraga saja tidak mengandung unsur lain yang tidak diperbolehkan pada anak-anak seperti latihan pernapasan yang tidak ada panduannya, latihan pemecahan benda keras, bantingan/jatuhan, dan latihan-latihan keras seperti militer.


Selamat mencoba......!





Selasa, 19 Juni 2012

LATIHAN BELADIRI DI TEMPAT YANG MENARIK

Dalam latihan bela diri anak perlu dilakukan terobosan yang baru agar anak-anak tidak bosan. Terobosan tersebut bisa berupa cara melatih, tempat latihan atau hal lain yang membuat anak menjadi semangat. Salah satu terobosan tersebut adalah tempat latihan. Tempat latihan yang beda dengan biasanya yang disukai anak seperti tempat rekreasi, taman, atau mall adalah salah satu cara untuk menambah motivasi anak. Seperti yang dilakukan oleh peserta Ekskul Silat Al Azhar unit latihan SD Al Azhar 15 Pamulang, Selasa 12 Juni 2012 melakukan latihan di tempat rekreasi Ocean Park BSD. Latihan itu merupakan latihan penutup tahun pelajaran 2011-2012 sekaligus refresing setelah menghadapi Ujian Kenaikan Kelas, Pertandingan Silat dan Ujian Kenaikan Tingkat Silat. 
Menurut saya pelatih harus kreatif membuat kegiatan positif seperti ini dan berusaha agar didukung oleh pihak sekolah dan orang tua. Dukungan dari sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan karena kegiatan ini tidak menggunakan biaya yang sedikit. Selain SD Al Azhar Pamulang ini sekolah-sekolah lain yang dulu saya pernah pegang melatih juga sudah mengadakan latihan seperti ini seperti dilakukan Alarm (Al Azhar Rawamangun) di Ancol dan Alpus (Al Azhar Pusat) di Put Put Golf Senayan dan Gunung Mas Puncak, Alhamdulliah respon dari sekolah dan orang tua sangat baik.


Hilman Indra Pura

Kamis, 17 Mei 2012

Pendekar SILAT SMPI AL AZHAR 25 Pamulang Meriahi Acara Peresmian Sekolah

Selasa 15 Mei 2012 merupakan suatu hari bersejarah bagi keluarga besar SMPI Al Azhar 25 Pamulang dan keluarga Besar YPI Al Azhar pada umumnya. Karena hari itu bertepatan dengan acara peresmian gedung baru SMPI Al Azhar 25. Acara ini dihadiri oleh Walikota Tangerang Selatan, Kepada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Kepala Sekolah Al Azhar Se-Jabotabek, Tokoh Masyarakat, Pejabat Lurah dan Camat setempat dan Pejabat serta pengurus YPI Al Azhar mulai dari ketua umum sampai kepala bidang dibawahnya.
Selain acara peresmian dengan menandatanganan prasasti gedung, acara diisi oleh beberapa tampilan yaitu : angkung oleh Siswa-siswi SMP Al Azhar 1 Pusat, Ansambel, Vocal group oleh murid SD Al Azhar 15 Pamulang, Drum Band oleh murid TK Al Azhar 19 pamulang, Vocal group 2 dan Silat oleh SMP Al Azhar 25 Pamulang. 
Untuk tampilan silat sendiri ditampilkan beda dengan tampilan biasanya, dengan mengunakan musik yang modern (Grenade/Bruno Mars) memberi warna tersendiri. Adapun pendekar yang tampil adalah Riska Novira, Ricki Ariyanto, M. Sauqi, Diza Iwari, Cahaya Prima, dan M. Billy Siregar (Angkatan 1) . Mereka adalah peserta Ekskul silat yang berhasil membawa nama baik sekolah di setiap event Silat yang diikuti. Dari 2 event yang diikuti sudah 10 Gelar juara yang diperoleh. Penonton yang menghadiri acara tersebut sangat senang melihat tampilan ini, Termasuk ibu Walikota Ibu Hj. Airin Rachmi Diany ikut menyaksikan dengan serius bahkan ikut mengabadikan dengan merekam tampilan tersebut.
Ini adalah awal yang baik untuk prestasi SMP Al Azhar 25 dan Ekskul Silat SMP Al Azhar Pamulang khususnya. Pesan Ibu walikota semoga dengan diresmikan sekolah ini menjadikan kota Tangerang Selatan menjadi Kota Pelajar seperti Jogyakarta.   


Selasa, 01 Mei 2012

SILAT SD ALPAM BERJAYA DI HUT YPI & ASBD 2012

Jumat- Minggu tanggal 27-29 April 2012 kembali pendekar-pendekar cilik SD Al Azhar 15 pamulang berlaga dalam kejuaraan Pencak Silat Al Azhar 2012 dalam rangka HUT ASBD dan YPI Al Azhar. Dari 12 anak yang disertakan dalam lomba, semuanya mendapatkan hasil yang baik yaitu 11 gelar juara (4 Emas, 4 Perak dan 3 Perunggu) dan 2 orang peringkat ke 4. Adapun nama-nama yang berhasil mendapatkan prestasi ini adalah :

  • Juara 1 : M. Rafi Bagas (kelas 4), Yumnaa Nur Fatih (kelas 1), Naela Azalia (Kelas 2), dan M. Abyan Kemal (kelas 6).
  • Juara 2 : Karindra Malia Putri Nugroho 2 kategori (kelas 3), Nadhira Indah (kelas 4), dan Nadia Jihandari (kelas 3).
  • Juara 3 : Razi Narendra Tama (kelas 4), Nasya Zulaekha (kelas 3), dan M. Irfaan Fatih (kelas 3).
  • Juara 4 : Anka W (kelas 3) dan Fizayafi (kelas 4)

Bunda Yana selaku kepala sekolah SDI Al Azhar 15 sangat senang sekali dengan hasil yang diraih. Prestasi ini bukan hanya kerja keras anak-anak dan pelatih saja tetapi dorongan orang tua anggota sangat menentukan dan menverikan kontribusi juga. Selamat ya, sukses selalu, tetap berjuang, tetap belajar, belajar dan belajar. Allahu Akbar.









Hilman Indra Pura 

Selasa, 10 April 2012

Reward Membantu Untuk Giat Latihan Beladiri Anak


Seorang pelatih sangatlah penting dalam suatu latihan. Apapun jenis kegiatannya, termasuk olahraga beladiri terutama beladiri anak. Kita dalam selaku pelaksana latihan beladiri untuk anak-anak janganlah terlalu menganggab mudah atau biasa-biasa saja. 

Tetapi untuk menghadapi anak-anak kita harus bisa menjadi seorang yang dapat sayang seperti ayah bahkan ibu. Hal ini perlu dilakukan karena seorang anak bisa mendengar dan mengikuti apa yang kita mau, kalau kita bisa mengambil hatinya.
Latihan beladiri memang secara tidak langsung melatih anak untuk lebih memiliki mental yang kuat, religius, tanggung jawab, dan  fisik yang kuat. Hal ini apa yang telah di tanamkan oleh perguruan-perguruan atau club-club latihan latihan dengan aturan perguruan/klub anggota, aturan organisasi, doa-doa, dan ikrar atau janji anggota.

Reward atau hadiah yang diberikan merupakan salah satu cara untuk memotivasi anak untuk giat berlatih. Banyak cara yang dilakukan club/perguruan beladiri untuk memberikan reward. Kenaikan tingkat sabuk misalnya ibu merupakan salah satu reward kepada anak yang lelah berlatih dalam jangka waktu yang ditentukan. Selain itu banyak cara untuk memberika reward kepada anak. 
Seperti yang dilakukan oleh orangtua murid anggota Al Azhar Seni Bela Diri cabang SDI Al Azhar Pamulang. Selain mendapatkan reward dari perguruan berupa kenaikan sabuk dan hadiah lomba setiap event, Orang tua murid ini secara kreatif memberikan reward berupa hadiah kepada anak-anak latih yang berprestasi setiap bulannya. 

Selasa, 17 Januari 2012

Tim Silat ASBD SD Al Azhar 15 Pamulang tampil di acara puncak Alpam Libels Care 14 Januari 2012.

Sabtu 14 Januari 2012 hujan rintik-rintik tidak menyurutkan semangat anak-anak Sekolah Dasar Islam Al Azhar 15 Pamulang untuk memeriahkan kegiatan acara puncak Syiar Hijriyah 1433 H di Kampus SD Al Azhar 15 Pamulang, Tangsel Banten. Salah satunya adalah tampilan Pencak Silat yang merupakan olahraga warisan nenek moyang kita yang sekarang sudah poluler di seluruh dunia.
Tampilan itu dirancang oleh pelatih sekaligus penanggung jawab ekskul Silat Bapak Hilman Indra Pura, S. Pd. dengan costum didisain oleh ANDYA galery pimpinan Ibu Intan Komalasari (Ibunda Anka murid kelas 3). Adapun murid-murid yang tampil adalah Karindra (Alya), Nadya Jihandari, Anka W, Irfan, Firzayafi, Bagas, Abyan Kemal, Nadira, Naela, Yumna, Riska (siswi SMP Al Azhar 25 Pamulang), dan Nasya.
Tampilan ini merupakan tampilan yang ditunggu-tunggu oleh murid SD Al Azhar dan SMP Al Azhar Pamulang, Ibu Airin (Walikota Tangsel) pun ikut menyaksikan tampilan tersebut. Selain Ibu walikota acara ini juga dihadiri oleh Mr. Shingo Miyamoto (Kepala Bidang Politik Kedus Jepang), H. Mahfudh Makmun (Ketua YPI Al Azhar), Kepala Dinas Pendidikan, dalam pejabat setempat.

Foto Kegiatan (Bu neni DJ) :





Rabu, 21 Desember 2011

Musim Ujian Kenaikan Tingkat (Sabuk)

Di akhir semester ini banyak perguruan atau club bela diri di sekolah-sekolah atau tempat latihan lainnya sedang mengadakan Ujian Kenaikan tingkat. Hal ini karena masa belajar semester 1 (satu) sudah selesai. Bagi yang Ujian Kenaikan Tingkatnya setiap 6 bulan sekali sudah rutin seperti ini. Tetapi ada juga yang melaksakan Kenaikan Tingkat Selama 4 bulan sekali atau setahun 3 kali.
Ujian dilakukan sebagai evaluasi materi yang telah diajarkan sekaligus menanamkan nilai disiplin pada anak. Selain itu biasanya ujian dilakukan bersamaan dan gabungan, sehingga nilai kebersamaan dan ajang silaturahmi juga terliaht disana.
Selamat bagi yang sudah naik sabuk/tingkat, dan bagi yang blum naik bukan berarti gak bisa, tetapi harus lebih serius dan belajar lagi sehingga dikemudian hari lebih baik lagi dan bisa naik.





Kamis, 22 September 2011

Latihan Ekstrakurikuler mulai lagi


Sebagian besar latihan bela diri anak dilakukan disekolah-sekolah, dengan mulai kegiatan pelajaran baru 2011-2012 juli kemarin dan dipotong masa puasa/lebaran. Akhirnya kegiatan latihan beladiri anak-anak mulai aktif kembali. Untuk itu kita sebagai orang tua, pelatih, guru dan masyarakat yang berhubungan langsung dengan beladiri anak harus mempersiapkan dengan baik. Perhatikan perlengkapan dan kesiapan anak, jangan sampai latihan yang dilakukan menjadi kurang baik/buruk terhadap anak kita. Jangan lupa beberapa hal yang perlu diperhatihan dalam mempersiapan latihan beladiri pada anak seperti tempat, keamanan latihan , kurikulum dan lain-lain(lebih jelasnya ada dalam buku : "bela diri untuk anak" penerbit dian rakyat di link http://latianbeladiriuntukanak2.blogspot.com/2010/09/new-telah-terbit-buku-panduan-untuk.html).
Selamat bergabung/berlatih kembali........!

Jumat, 17 Juni 2011

Talk Show “Manfaat Olahraga Beladiri Pencak Silat Bagi Kesehatan”




Al-Azhar Seni Bela Diri (ASBD) cabang Banten bekerja sama dengan Merpati Putih Jaksel dan KPS Nusantara mengadakan talk show “Manfaat Olahraga Bela Diri Pencak Silat Bagi Kesehatan”. Bertempat di rumah makan ‘Bale Sunda’, Jl. Bintaro Raya A5 No. 4 sektor 8 CBD Bintaro Jaya. Pada hari Minggu, 8 Mei 2011. Acara dimulai pukul 8 pagi, dengan sambutan oleh Ir. H. Budi Setya Muhammad selaku pembina ASBD Banten dan juga pemilik Yayasan Pesantren yatim piatu dan dhuafa Atthoyibin di Jombang.

Pembicara pertama yang diperkenalkan oleh moderator Umar A. Lubis (pesinetron dan anggota Bintaro 4x4 Community yang sempat berlatih pencak silat) yaitu dr. Suhantoro, Sp.KO., FACSM, DK. Beliau adalah mantan atlet sepakbola nasional di era tahun 1970. Dan merupakan dokter spesialis kesehatan olahraga, saat ini menjabat sebagai ketua PP-KORI (Komite Olahraga RI) DKI Jakarta. Beliau mengungkapkan betapa pentingnya tubuh bergerak. Stamina kita menurun sejak umur 30 tahun sebanyak 1% per tahunnya, hal ini dapat diperlambat dengan berolahraga rutin sehingga hanya turun 0.4% per tahunnya. Dan pencak silat dapat dijadikan salah satu alternatif olahraga kesehatan, karena anggota tubuh yang bergerak melebihi 70% sebagai standar olahraga yang menyehatkan.

Pembicara kedua yaitu O’ong Maryono adalah seorang mantan juara dunia pencak silat dan mantan juara nasional tae kwon do. Pelatih pencak silat internasional dari KPS Nusantara (melatih di Brunei, Vietnam, Thailand, Italy, Singapore, Phillipines) ini mengungkapkan pencak silat sebagai warisan budaya Melayu harus dikembangkan dan ini merupakan tugas kita semua sebagai bangsa Indonesia. Masih banyak masyarakat belum memahami apa itu pencak silat sehingga harus terus menerus digalakkan. Karena ternyata pencak silat dapat disejajarkan dengan olahraga lain untuk mencapai kebugaran dan kesehatan tubuh, asalkan dilakukan mengikuti aturan dari ilmu kesehatan.

Peserta talk show ini datang dari berbagai kalangan dan usia, dihadiri perwakilan dari beberapa perguruan pencak silat dan beladiri lain, warga bintaro dan sekitarnya, komunitas offroad Bintaro, serta cabang olah raga lainnya seperti tenis, badminton, golf, fitness, dan lainnya. Serta hadir juga perwakilan dari PB IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) yaitu Bapak Bambang Rus Effendi dan pendiri perguruan pencak silat “Baringin Sakti”, yaitu Bapak Edward Lebe yang mengembangkan pencak silat di Amerika. Peserta sangat antusias dalam bertanya kepada para pembicara, dan moderator mengarahkan dengan sangat baik sehingga acara menjadi hidup.

Talk show ini bertujuan untuk silaturahmi antar perguruan pencak silat dan menambah pengetahuan ilmu kesehatan, serta memperkenalkan pencak silat secara nasional dan internasional kepada komunitas olahraga lainnya. Dalam pengembangan pencak silat baik sebagai olahraga kesehatan maupun olahraga prestasi harus disertakan sains untuk mencapai hasil yang maksimal.


riri zulkifli

foto-foto kegiatan :