Sabtu, 02 November 2019

Pendekar Silat SMAN 2 Tangerang Selatan Raih Prestasi Internasional Pencak Silat

"8th Singapore Pencak Silat Open 2019" adalah event pencak silat terbuka yang diikuti oleh beberapa Sekolah, Universitas, Perguruan Silat, Club Pencaksilat dan Tim Nasional di berbagai negara, seperti India, Uzbekistan, Malaysia, Indonesia, Brunei, Cina, Vietnam, Philipina dan tentunya tuan rumah Singapore dan merupakan salah satu event bergengsi tingkat Internasional di Asia.
SMAN 2 Tangerang Selatan yang diwakilkan oleh 2 pesilatnya yaitu M. Prima Adiguna dan M. Rayyan Ramadhan ikut meramaikan kejuaraan tersebut. Hasil yang diraih adalah perak dikategori tunggal baku putra junior oleh M. Prima Diguna sedangkan M. Rayyan Ramadhan yang turun di kelas G putra Junior berhasil berada di Quater Final dan dikalahkan oleh pesilat tim nsional Singapore M. Abu Bakar.
Lokasi pertandingan di bertempat pusat perbelanjaan dan rekreasi sebelah Utara kota Singapore yaitu  Downtown East, 1 Pasir Ris, Singapore, digelar tanggal 25-27 Oktober 2019. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah kurang lebih 500 peserta dari beberapa kelompok usia seperti : singa cub (U7), Singa Silat (U9), Pre Teen (U12), Pre Junior (U14), Junior (U17) dan Senior. Kategori yang dipertandingkan adalah tanding, tunggal, ganda dan regu, menggunakan teknologi penilaian digital serta dipimpin wasit juri Internasional dan lokal Singapore.
Untuk Juara Umum dari event tersebut :
1. Tim Singapore : 34 Emas, 13 Perak, 16 Perunggu
2. PAL Bandung 6 C (Indonesia) : 7 emas, 6 perak , 8 perunggu
3. PPLM DKI Jakarta (Indonesia) : 5 emas, 4 perak, 5 Perunggu.

Sekolah dan pelatih mengucapkan selamat dan bangga pada para juara, semoga menjadi motivasi untuk sang juara dan peserta lain untuk rajin berlatih. Terima kasih doa atas dukungan semua pihak yg mendukung.

Hilman Indrapura, S. Pd



SDI Al Azhar 15 Pamulang Tangerang Selatan Raih Prestasi Internasional Pencak Silat


Singapore Pencak Silat Open merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Federasi Silat Singapore dalam kurun waktu setahun dua kali, kali ini adalah event yang ke 8. "8th Singapore Pencak Silat Open 2019" adalah event pencak silat terbuka yang diikuti oleh beberapa Sekolah, Universitas, Perguruan Silat, Club Pencaksilat dan Tim Nasional di berbagai negara, seperti India, Uzbekistan, Malaysia, Indonesia, Brunei, Cina, Vietnam, Philipina dan tentunya tuan rumah Singapore dan merupakan salah satu event bergengsi tingkat Internasional di Asia. Lokasi pertandingan di bertempat pusat perbelanjaan dan rekreasi sebelah Utara kota Singapore yaitu Begonia Vavilion, Downtown East, 1 Pasir Ris, Singapore, digelar tanggal 25-27 Oktober 2019. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah kurang lebih 500 peserta dari beberapa kelompok usia seperti : singa cub (U7), Singa Silat (U9), Pre Teen (U12), Pre Junior (U14), Junior (U17) dan Senior. 

Kategori yang dipertandingkan adalah tanding, tunggal, ganda dan regu, menggunakan teknologi penilaian digital serta dipimpin wasit juri Internasional dan lokal Singapore.


Al Azhar Seni Bela Diri unit latihan SDI Al Azhar 15 merupakan salah satu sekolah yang ambil bagian dalam event tersebut bersama sekolah Al Azhar Bintaro, Jaka Permai, Kembangan, Sukabumi, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Bandung, Cianjur, Unit latihan Ibnu Sina, Ciputat dan Toserba Sukabumi.
4 Pendekar yang mengikuti lomba tersebut adalah :
1. Hermoza Nafteta Andreina medali emas Tanding kelas I putri pre teen.
2. Aisya Fadia medali perak Tanding kelas F Putri Pre Teen.
3. Aurora Rayyan Fiarta Dharma medali perak tanding singa silat putri (U9).
4. M. Zakky Mubarak medali perak tanding kelas singa silat putra (U9).
Hasil diatas menjadikan Al Azhar Pamulang di peringkat 1 perolehan medali diantara sekolah-sekolah Al Azhar dan Unit latihan silat Al Azhar yang mengikutin event tersebut. Sedangkan di event tersebut peringkat 16 dari 37 tim.

Adapun Hasil Perolehan Medali Sekolah-sekolah dan Cabang Al Azhar Seni Bela Diri sebagai berikut :
Usia 10 thn keatas (Prestasi)  :
1. SDI Al Azhar 15 Pamulang : 1 Emas, 1 Perak
2. Unit Latihan ASBD Ciputat : 1 Emas
3. SMPI Al Azhar 36 Bandung : 2 Perak - 7 Perunggu
4. SDI Al Azhar 23 Jatikramat : 2 Perak- 1 Perunggu
4. SMPI Al Azhar 1 Kebayoran Baru : 2 Perak - 1 Perunggu
5. Unit Latihan ASBD Bandung : 2 Perak
6. SDI Al Azhar 18 Cianjur : 1 Perak - 1 Perunggu
7. SDI Al Azhar 7 Sukabumi : 1 Perak
7. SDI Al Azhar 17 Bintaro : 1 Perak
7. Unit Latihan Ibnu Sina Pamulang : 1 Perak
7. SMPI Al Azhar 10 Kembangan : 1 Perak
8. SDI Al Azhar 1 Keb. Baru : 3 Perunggu
9. SMPI Al Azhar 6 Jaka Permai : 1 Perunggu
9. SMPI Al Azhar 3 Bintaro : 1 Perunggu
9. Unit Latihan Toserba Selamat Sukabumi : 1 Perunggu

Usia dibawah 9 Thn (Pemasalan-U9)  :
1. SDI Al Azhar 1 Keb. Baru : 9 Emas, 9 Perak
2. SDI Al Azhar 17 Bintaro : 4 Emas, 7 Perak
3. SDI Al Azhar 23 Jatikramat : 3 Emas - 3 Perak
4. SDI Al Azhar 18 Cianjur : 2 Emas, 1 Perak
5. SDI Al Azhar 4 Keb. Lama : 1 Emas, 1 Perak
5. Unit Latihan ASBD Ciputat : 1 Emas, 1 Perak
6. SDI Al Azhar 15 Pamulang : 2 Perak
7. SDI Al Azhar 7 Sukabumi : 1 Perak

Untuk Juara Umum dari event tersebut :
1. Tim Singapore : 34 Emas, 13 Perak, 16 Perunggu
2. PAL Bandung 6 C (Indonesia) : 7 emas, 6 perak , 8 perunggu
3. PPLM DKI Jakarta (Indonesia) : 5 emas, 4 perak, 5 Perunggu.

 YPI Al Azhar , Al Azhar Seni Bela Diri, Pimpinan Sekolah dan keluarga besar Al Azhar mengucapkan selamat dan bangga pada para juara, semoga menjadi motivasi untuk sang juara dan peserta lain untuk rajin berlatih. Terima kasih doa atas dukungan semua pihak yg mendukung.

Hilman Indrapura, S. Pd
Koordinator Silat SDI Al Azhar 15




Al Azhar Seni Bela Diri Berprestasi di Event Internasional Singapore Open 2019

Singapore Pencak Silat Open merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Federasi Silat Singapore dalam kurun waktu setahun dua kali, kali ini adalah event yang ke 8. Event terbuka yang diikuti oleh beberapa Sekolah, Universitas, Perguruan Silat, Club Pencaksilat dan Tim Nasional di berbagai negara, seperti India, Uzbekistan, Malaysia, Indonesia, Brunei, Cina, Vietnam, Philipina dan tentunya tuan rumah Singapore ini, merupakan salah satu event bergengsi tingkat Internasional di Asia. Lokasi pertandingan di bertempat pusat perbelanjaan dan rekreasi sebelah Utara kota Singapore yaitu Begonia Vavilion, Downtown East, 1 Pasir Ris, Singapore, digelar tanggal 25-27 Oktober 2019. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah kurang lebih 500 peserta dari beberapa kelompok usia seperti : singa cub (U7), Singa Silat (U9), Pre Teen (U12), Pre Junior (U14), Junior (U17) dan Senior. Kategori yang pertandingkan adalah tanding, tunggal, ganda dan regu, menggunakan sistem digital serta dipimpin wasit juri Internasional dan lokal Singapore. 
Al Azhar Seni Bela Diri yang merupakan  perguruan silat yang bernaung dibawah Yayasan Pesantren Islam Al Azhar di Kebayoran Baru ikut meramaikan dan mensukseskan event tersebut. Cabang Al Azhar Seni Bela Diri yang ikut antara lain : Sekolah Al Azhar Pamulang, Bintaro, Jaka Permai, Kembangan, Sukabumi, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Bandung, Cianjur, Unit latihan Ibnu Sina, Ciputat dan Toserba Sukabumi
Adapun Hasil Perolehan Medali Sekolah-sekolah dan Cabang Al Azhar Seni Bela Diri sebagai berikut :
Usia 10 thn keatas (Prestasi)  :
1. SDI Al Azhar 15 Pamulang : 1 Emas, 1 Perak
2. Unit Latihan ASBD Ciputat : 1 Emas
3. SMPI Al Azhar 36 Bandung : 2 Perak - 7 Perunggu
4. SDI Al Azhar 23 Jatikramat : 2 Perak- 1 Perunggu
4. SMPI Al Azhar 1 Kebayoran Baru : 2 Perak - 1 Perunggu
5. Unit Latihan ASBD Bandung : 2 Perak
6. SDI Al Azhar 18 Cianjur : 1 Perak - 1 Perunggu
7. SDI Al Azhar 7 Sukabumi : 1 Perak
7. SDI Al Azhar 17 Bintaro : 1 Perak
7. Unit Latihan Ibnu Sina Pamulang (SMAN 2 Tangerang Selatan ) : 1 Perak
7. SMPI Al Azhar 10 Kembangan : 1 Perak
8. SDI Al Azhar 1 Keb. Baru : 3 Perunggu
9. SMPI Al Azhar 6 Jaka Permai : 1 Perunggu
9. SMPI Al Azhar 3 Bintaro : 1 Perunggu 
9. Unit Latihan Toserba Selamat Sukabumi : 1 Perunggu

Usia dibawah 9 Thn (Pemasalan)  :
1. SDI Al Azhar 1 Keb. Baru : 9 Emas, 9 Perak
2. SDI Al Azhar 17 Bintaro : 4 Emas, 7 Perak
3. SDI Al Azhar 23 Jatikramat : 3 Emas - 3 Perak
4. SDI Al Azhar 18 Cianjur : 2 Emas, 1 Perak
5. SDI Al Azhar 4 Keb. Lama : 1 Emas, 1 Perak
5. Unit Latihan ASBD Ciputat : 1 Emas, 1 Perak
6. SDI Al Azhar 15 Pamulang : 2 Perak
7. SDI Al Azhar 7 Sukabumi : 1 Perak

Untuk Juara Umum dari event tersebut :
1. Tim Singapore : 34 Emas, 13 Perak, 16 Perunggu
2. PAL Bandung 6 C (Indonesia) : 7 emas, 6 perak , 8 perunggu 
3. PPLM DKI Jakarta (Indonesia) : 5 emas, 4 perak, 5 Perunggu.

Pengurus YPI Al Azhar , Al Azhar Seni Bela Diri, Pimpinan Sekolah dan keluarga besar Al Azhar mengucapkan selamat dan bangga pada para juara, semoga menjadi motivasi untuk sang juara dan peserta lain untuk rajin berlatih. Terima kasih doa atas dukungan semua pihak yg mendukung.


Hilman Indrapura, S. Pd
Pelatih ASBD (Pelatih Madya)


Senin, 30 September 2019

Hari Kesaktian Pancasila

Hari kesaktian pancasila merupakan moment sejarah yang mengambarkan bahwa negara kita pernah mengalami kejadian yang luar biasa, yaitu terbongkarnya kejahatan yang dilakukan oleh kelompok garis keras komunis yang bertujuan untuk menghacurkan pemerintahan dengan cara yang kejam dan tidak prikemanusiaan. 
Allah SWT pada saat itu telah menunjukan kebusukan-kebusukan kejahatan tersebut, dengan membongkar fakta-fakta yang terjadi. Sehingga pemerintah dan masyarakat menetapkan tanggal 1 Oktober merupakan hari kesaktian Pancasila.
Jiwa patriot pancasila bisa kita contohkan kepada anak-anak kita sebagai luhur kebangsaan kita yang bertuhan, adil, beradab, gotong royong, bernegara yang baik, dan berjiwa sosial. Nilai patriot pancasila bisa di masukan dalam nilai-nilai latihan beladiri, dimana kita diajarkan untuk disiplin, bugar, giat belajar, berdoa, menghargai yang lebih muda, serta menghormati orang lebih tua.
Hilman Indrapura

Rabu, 25 September 2019

Aksi Lucu Andre dan Hesti Perkenalkan Silat Ke Masyarakat Di Pagi Pagi Net TV

Pencaksilat adalah olahraga khas Indonesia yang sudah dikenal dunia, 3 aspek yang dipelajari dalam beladiri Pencaksilat yaitu aspek :
1. Aspek Olahraga,
2. Aspek Seni Beladiri, dan 
3. Aspek Mental Spiritual
yang jarang dimilki oleh beladiri lain.

Kali ini dalam acara TV pagi pagi di Net TV membahas tentang beladiri Pencaksilat untuk anak, adalah Hilman Indrapura menjadi nara sumber  dan di tampilkan jurus-jurus silat oleh ananda Gezkha dan Iqbal yang merupakan salah satu murid atau Anggota Pencaksilat Al Azhar Seni Beladiri unit latihan SD Al Azhar 15 Pamulang Tangerang Selatan. Belajar beladiri bisa diajarkan ke pada anak-anak sejak usia masuk Sekolah Dasar, karena di Sekolah Dasar anak sudah mempelajari pelajaran Olahraga sehingga bisa menopang kondisi fisik untuk latihan Pencaksilat.

Acara yang dikemas santai dan ceria oleh Andre Taulany serta Herti Purwadinata menjadikan acara promosi Pencaksilat itu lebih menarik dan lucu. Acara tersebut disiarkan secara offline. Berikut tayangan di akun yotube, selamat menyaksikan.


Rabu, 08 Mei 2019

Tips latihan bela diri di bulan puasa agar tubuh tetap bugar

Gambar sumber dari : https://www.halodoc.co
Bulan ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat islam, karena dalam satu bulan penuh  di bulan ramadhan kita dituntut untuk berpuasa di siang hari dan dianjurkan banyak beribadah di siang maupun di malam hari. Dengan menjalankan ibadah puasa sebulan penuh artinya ada perubahan pola makan sehingga penyerapan sumber energi pada tubuh kita pun berubah. Dan tubuh kita perlu adaptasi yang baik untuk menghadapi perubahan tersebut. Untuk itu saya akan berbagi tips latihan beladiri atau berolahraga di bulan ramadhan agar tubuh kita tetap bugar saat ber puasa ;

1. Pastikan kita sudah makan sahur. Untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh dianjurkan makan saur dengan kandungan gizi seimbang kabohidrat dari nasi atau lainnya, protein dari lauk pauk, zat pengatur dari sayuran dan buah, serta minum air putih cukup. Makan sahur yang baik adalah mendekati waktu imsak agar durasi tidak mengkonsumsi makanan lebih pendek

2. Lakukan latihan di tempat yang sejuk dan aman. Dilakukan pada sore hari menjelang berbuka puasa, atau setelah menjalankan ibadah tarawih atau solat malam

3. Lakukan latihan secara teratur urutannya : 

a. Peregangan dan Pemanasan : Pemanasan dan peregangan wajib dilakukan agar otot-otot kita yang terbiasa diam atau tidur akan di lentukkan, meregangkan persendian, menaikan suhu tubuh, dan melancarkan peredaran  darah dalam tubuh. Kegiatan ini juga bisa menghidarkan kita dari cedera.
b. Gerakan Inti : 
Gerakan inti bisa berupa :
- Gerakan dasar beladiri : Pukulan, tendangan, dan serangan tangan-kaki lainya dengan sasaran atau tanpa sasaran berulang-ulang 
- Gerakan kombinasi : Gerakan serang bela dengan berpasangan dengan teman atau sendiri dengan bayangan
- Gerakan jurus yang sudah dikuasai diulang berkali-kali
c. Pendinginan : Gerakan menurunkan suhu tubuh agar kembali ke posisi normal, menarik otot kembali agar kembali keposisinya setelah beraktivitas olahraga.
Semua gerakan dilakukan dengan tenaga yang tidak berlebihan kira-kita 30-60% dari tenaga maximal yang kita miliki (diatur sesuai kemampuan masing-masing).

4. Apabila ingin melakukan aktivitas olahraga diluar ruang, jangan lupa menggunakan pakaian yang sopan dan tidak mengundang orang untuk melihat aurat kita sehingga menggaggu kesempurnaan puasa orang lain.

5. Jika yang melakukan latihan anak dibawah umur harus dibawah pantauan orang tua atau pelatih beladirinya.

6. Jangan lupa menambah asupan makanan dengan vitamin yang alami dari buah-buahan atau multivitamin yang dianjurkan oleh ke-dokteran.

Insya Allah jika kita melakukan olahraga di bulan ramadhan memperhatikan hal diatas, tubuh kita akan merasa lebih sehat dari sebelumnya dan siap menghadapi puasa sealam satu bulan penuh, bahkan akan terbiasa melakukan ibadah puasa sunah setelah ramadhan nanti berakhir.

Selamat Mencoba......!


Hilman I

Senin, 04 Februari 2019

Thromboflash Alpamlibels Fun Pencak Silat OPen 4 Berjalan Sukses

Lebih dari 300 Pesilat muda di kota Tangerang Selatan dan sekitarnya unjuk kebolehan dalam event Thromboflash Alpamlibels Fun Pencak Silat Open 4, yang di gelar di Ocean Park BSD Minggu, 3 February 2019.
Tanding silat dengan konsep fun menjadi daya tarik sendiri bagi peserta, karena menggunakan sistem bahan dua (final) dan dilaksanakan di tempat rekreasi.
Kegiatan ini didukung penuh oleh pemerintah dalam hal ini Walikota Tangerang Selatan, Ibu Hj. Airin Rachmi Diany, SH., MH., dengan memberikan piala bergilir walikota dan hadir membuka acara tersebut, beliau berharap dari bibit muda ini akan lahir para juara yg akan membanggakan negara dan keluarga.
Yana Rodiyanah, M. Pd. selaku kepala sekolah penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang mengenalkan olahraga pencak silat kepada masyarakat luar dengan konsep yang menyenangkan dan tidak menakutkan, dan terima kasih kepada pihak pemerintah, IPSI, peserta, sponsor Thromboflash, dan donatur yang telah mendukung acara ini.
Adapun juara dalam event ini adalah :
Juara Umum
SD
1. SDI Al Azhar 15 Pamulang
2. SD Muhammadiyah 12 Pamulang
3. SD Al Azhar 17 Bintaro
Juara Umum SMP
1. SMP Al Azhar 3 Bintaro
2. SMP Insan Harapan Tangerang Selatan
3. SMP Al Azhar 41 Sumarecon Gading Serpong
Juara Umum SMA
1. MAN 4 Jakarta
2. SMAN 5 Tangerang Selatan
3. SMA Al Azhar 3 Kebayoran Baru Jaksel
Pesilat terbaik :
SD Tanding
Putra : M Alif Al Fathan SDN Sudimara 15 Tangerang
Putri : Aisya Fadiyah SDI Al Azhar 15 Pamulang
SD Seni
Putra : Daiyan Arinda Guina SDI Al Azhar 23 Jati Kramat Bekasi
Putri : Hermoza Nafteta A SDI Al Azhar  15 Pamulang
SMP Tanding
Putra : Evan Yursaldi SMPIA 3 Bintaro
SMA Tanding :
Putra :  M. Wildan Saputra SMA 5 Tangsel
Putri : Salsa Maurin SMA 5 Tangsel
Kegiatan ini juga di dukung dan dihadiri oleh Yayasan Pesantren Al Azhar, Pengurus IPSI Kota Tangerang Selatan Tomy Patria Edwardy, ST. M.T. , Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Taryono, M.Si., Perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga, Pengurus Al Azhar Seni Beladiri H. Agus Salim SH, MH., perwakilan PB IPSI Hj. Ratna Nila Juwita, Ketua Jam'iyyah Al Azhar Pamulang Ibu Elly dan undangan lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
Support juga diberikan oleh Thromboflash, DND Collection, Susu Zee, Hydro Coco, Takana Tour dan para donatur lain.
Hilman I








Minggu, 27 Januari 2019

Tanding Silat Tempat Rekerasi Ocean Park BSD 3 Feb 2019

Aslkm Wr Wb
Selamat pagi dan salam olahraga para *coach, orangtuanya anggota, dan anggota Pencaksilat* yg dirahmati Allah SWT, informasi tentang Alpamlibels Fun Pencaksilat Open 4 pada 3 Februari 2019 di Ocean Park BSD (konsep pertandingan silat yg menyenangkan di tempat rekreasi dan menggunakan bagan 2 sebagai ajang uji coba anggota) bahwa panitia masih membuka pendaftaran sampai *teknikal meeting* yg insha Allah akan dilaksanakan pada :
*Senin, 28 Januari 2019* di SD Islam Al Azhar 15 Jl. Pamulang villa blok AJ sektor 1, Pamulang Tangerang Selatan Jam 14.30-selesai WIB
*Biaya peserta 260.000* perkategori *(Sdh termasuk tiket masuk op)*,
kategori ya :
1. Tanding SD, SMP, SMA
2. Tunggal baku tangan kosong SD
3. Tunggal baku lengkap SMP dan SMA
biaya masuk ocean park *bukan peserta 95.000* perorang (bisa beli di lokasi atau pesan sebelum acara)
Pertandingan ini memperebutkan *piala bergilir walikota Tangerang Selatan, piala tetap ketua IPSI*, piala terbaik, dan hadiah menarik dari sponsor.
Yuk gabung, ikut, nonton dan hadir, ajak sanak keluarga sebanyak-banyaknya, kapan lagi berekreasi sambil memeriahkan acara olahraga budaya bangsa...
Salam Olahraga
Wassallamualaikum Wr Wb
informasi :
*1. Kegiatan : 081290227997 (Hilman)*
*2. Pendaftaran 089615630249 (Risma)*
mhn bantu sebar

Minggu, 16 Desember 2018

Promosi Silat Untuk Anak Pagi-Pagi Net TV Edisi Selasa 11 Desember 2018

Pencaksilat adalah olahraga khas Indonesia yang sudah dikenal dunia, 3 aspek yang dipelajari dalam beladiri Pencaksilat yaitu aspek :
1. Aspek Olahraga,
2. Aspek Seni Beladiri, dan 
3. Aspek Mental Spiritual
yang jarang dimilki oleh beladiri lain.
Kali ini dalam acara TV pagi pagi di Net TV membahas tentang beladiri Pencaksilat untuk anak, adalah Hilman Indrapura menjadi nara sumber  dan di tampilkan jurus-jurus silat oleh ananda Gezkha dan Iqbal yang merupakan salah satu murid atau Anggota Pencaksilat Al Azhar Seni Beladiri unit latihan SD Al Azhar 15 Pamulang Tangerang Selatan. Belajar beladiri bisa diajarkan ke pada anak-anak sejak usia masuk Sekolah Dasar, karena di Sekolah Dasar anak sudah mempelajari pelajaran Olahraga sehingga bisa menopang kondisi fisik untuk latihan Pencaksilat.
Acara yang dikemas santai dan ceria oleh Andre Taulany serta Herti Purwadinata menjadikan acara promosi Pencaksilat itu lebih menarik dan lucu. Acara tersebut disiarkan secara offline oleh Net TV hari Selasa 11 Desember 2018 jam 7.30-9.00.





Selasa, 20 November 2018

Pesilat SD Alpam 15 Raih Prestasi Internasional di Singapura

Pesilat muda SD Islam Al Azhar 15 Pamulang Tangerang Selatan yang bertarung di "6th Singapore Open Pencaksilat Championship 2018" dan berhasil meraih prestasi yang membanggakan sekolah, kota Tangerang Selatan, dan Indonesia. Event yang dilaksanakan pada tanggal 2-4 November 2018 oleh Federasi Silat Singapore ini bertempat di Thampines Sport Centre Singapore. Peserta berjumlah 400 peserta dari Perguruan Silat lokal Singapura, tim elite Singapura, Indonesia, Cina dan Korea Selatan. Event ini digelar dalam rangka mensukseskan Singapura sebagai tuan rumah World Championship Pencaksilat Desember 2018.

Alpam 15 berhasil meraih 3 emas dan 3 perak dalam event tersebut, adalah :
1. Dimitar Aryo Wicaksono peraih emas kelas 60 kg.
2. Queena Sahasika peraih emas kelas 27 kg.
3. Retno Dwi Pratiwi peraih emas kelas 22 kg.
4. Dino Tamam Abdulhadi peraih Perak kelas 60 kg.
5. Nindya Nuralifa peraih perak kelas 21 kg.
6. Syifa Nur Fadiyah peraih perak kelas 38 kg.
Pelatih yang mendampingi adalah :
1. Hilman Indrapura, S. Pd.
2. Februriadi ( ka Heru )
Hj. Yana Rodiyanah selaku kepala sekolah dan bapak/ibu guru sangat bangga dan terima kasih kepada seluruh peserta, orang tua,  dan pelatih, karena telah mengharumkan nama sekolah ke tingkat Internasional. Anak-anak pun bahagia dengan hasil ini. Walaupun ada beberapa anak yang gagal meraih medali emas, tetapi bahagia bisa mewakili sekolah dan negara serta berekreasi keliling Singapura dan Malaysia.
Selamat semoga prestasi ini dapat memotivasi semua murid dalam berlatih dan belajar. 

Hilman I









Senin, 22 Oktober 2018

Mengenal Pencak Silat Sejak Usia Dini ( Siaran Berita CNN )

Tidak hanya untuk orang dewasa, Pencak Silat Beladiri asli Indonesia ini mulai dikenalkan sejak usia dini. Selain untuk menjaga diri, Pencak Silat dapat menimbulkan rasa percaya diri. Dalam liputan tersebut diwawancarai murid dan orang tua dari anggota silat Al Azhar Seni Bela Diri dari cabang SDI Al Azhar 15 Pamulang dan Unit latihan Ibnu Sina Pamulang ananda Syifa Nur Fadiyah dan Hermoza Nafteta Andreane. 

Sabtu, 29 September 2018

Pahlawan di sela-sela bencana palu

Patriot Bangsa Anthonius Gunawan Agung

"Pilot Batik Air ID 6231.. Allowed to take off.. Copy", ucap Agung dari menara ATC Bandara Mutiara Al Jufri, Palu.

"Copy.  Crew attendant.. Air flight ready to take off", ucap pilot dari ruang kemudi.

Pesawat Batik Air itu bergerak perlahan lalu melaju semakin kencang.

Brrakkk... Bummmm.. Brakkk... Bummm...

Tetiba gempa berkekuatan 7.7 skala richter mengguncang Palu.  Bandara Mutiara Al Jufri ikut terguncang.  Puluhan orang berteriak ketakutan sambil menyelamatkan diri keluar dari dalam gedung bandara.

Petugas menara control bandara, Anthonius Gunawan Agung juga merasakan getaran gempa yang mengguncang menara air traffic controller.

Agung dalam posisi bertugas memandu pilot Batik Air untuk lepas landas dari landasan.  Saat itu pukul 17.55 Wita.  Pesawat masih bergerak kencang di landasan.  Pesawat belum terbang penuh.   Roda pesawat masih tampak di badan pesawat.  Belum menutup.

Sementara di bawah menara,  banyak teman2 Agung berteriak ada gempa.  Mereka berteriak meminta Agung agar turun dari menara.  Agung tidak bergeming meski goncangan tempat duduknya semakin keras. Ia kukuh bersikap tenang  memandu pilot Batik Air. Tugas  harus dituntaskannya.  Memastikan roda pesawat Batik Air masuk dalam badan pesawat.

"Safe  flight Batik Air..Take care", ucap Agung menutup komunikasinya dengan Pilot Batik Air yang sudah posisi aman mengudara.

Malang tak dapat ditolak mujur tak dapat diraih.

Brakk.. Brummm...

Menara ATC roboh.  Agung terlambat menyelamatkan diri.  Ia tewas dalam tugas mulia untuk memastikan semua penumpang dan pilot benar2 sudah mengudara dengan aman.  Ia menjadi patriot yang sungguh2 mengemban tugas sepenuh tanggung jawab meski harus kehilangan nyawanya sendiri.

Kami menaruh hormat dan bangga padamu kawan..
Selamat jalan kawan kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa menerima arwahmu dalam damai dan tenang.

Salam hormat

Birgaldo Sinaga

Minggu, 23 September 2018

Latihan beladiri melatih anak untuk mengurangi ketergantungan gadget

Pesatnya perkembangan zaman, sejalan dengan teknologi berjalan seolah-olah
mengejar pembaruan dan meninggalkan teknologi lama. Seiring dengan komunikasi dan informasi yang sangat mudah diakses dan bahkan informasi apa pun dapat diperoleh dengan cepat dan tak terbendung. Anak-anak semakin akrab dengan gadget atau smartphone yang mereka pegang, seolah-olah mereka tidak peduli dengan lingkungan. Ini membuat perkembangan dan pembelajaran si anak sedikit terganggu. Anak-anak semakin tertutup, malas bergerak, terkadang tidak dapat bersosialisasi dengan masyarakat, meninggalkan ibadah dan lain-lain yang mengganggu kehidupnya.
Banyak keluhan terkait ketergantungan game online, baik di komputer maupun di ponsel. Ini berarti bahwa masyarakat sadar bahwa itu adalah penyakit yang umum dan masalah yang harus dihindari agar generasi mendatang bebas atau mengurangi ketergantungan mereka pada gadget.

Banyak cara orang melakukan kegiatan yang bertujuan untuk membebaskan anak-anak mereka dari gadget, antara lain dengan mengajak anak-anak ke aktivitas fisik, menetapkan aturan untuk gadget rumah, mengajar anak-anak untuk kegiatan ibadah, mengajak anak-anak untuk bermain permainan tradisional dan hal positif lainnya.

Penulis telah melakukan observasi lapangan secara lisan dan diskusi dengan orang tua anggota seni bela diri bahwa aktivitas bela diri anak-anak mereka, setidaknya dapat mengurangi durasi penggunaan gadget. Ini karena konsekuensi dari aktivitas bela diri membuat terkurasnya tenaga dari aktivitas fisik seni bela diri tersebut dan terkadang ada tantangan lain seperti pertandingan dan ujina kenaikan tingkat sabuk. 

Dalam seni bela diri seperti pencak silat, karate, teakwondo, whu su, dan lain-lain, memiliki karakteristik mereka sendiri, tetapi ada kesamaan dalam hal aturan atau nilai-nilai yang terkandung dalam pelatihan, yang memaksa anak untuk melakukan hal berikut:
1. Taat pada Tuhan dengan ajaran agama yang ditandai dengan doa sebelum dan sesudah latihan.
2. Disiplin terhadap waktu, ada jadwal yang harus dilaksanakan.
3. Disiplin dalam melengkapi peralatan yang akan digunakan dan instruksi instruktur. 
4. Hormati yang lebih tua dan hargai yang lebih muda. Terlihat pada sistem sabuk atau tingkat dalam seni bela diri.
5. Mampu meningkatkan pencapaian materi pelatihan, permainan atau kenaikan tarif. Dan banyak nilai lainnya


Artinya, kita sebagai orang tua yang mendaftarkan anak-anaknya dalam pelatihan bela diri, telah mencoba menyelamatkan anak-anak kita dari ketergantungan gadget.


Hilman I


Jumat, 07 September 2018

Yuk Berlatih Pencak Silat untuk Indonesia..........

Pencak Silat merupakan olahraga warisan budaya Indonesia yang bisa dipertahankan sampai saat ini. Akhir-akhir ini pencaksilat menjadi pembicaraan di tanah air, asia bahkan internasional. Pasalnya dalam perhelatan olahraga se-Asia Indonesia yang sukses menjadi tuan rumah juga berhasil meraih medali 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu berada diperingkat 4 setelah Cina, Jepang, dan Korea Selatan. Dari 31 Emas itu 14 diraih dari olahraga Pencak Silat. Hal ini diraih berkat kerjasama yang luar biasa antara atlet, pelatih, pengurus, pemerintah dan masyarakat.

Banyak cerita yang unik tentang Asian Games 2018 terutama dari cabang Pencak Silat antara lain kisah suami istri yang meraih medali emas, bersatunya tokoh politik saat mendukung atlet-atlet yang berjuang di arena, kisah atlet sepasang kekasih yang langsung melamar pasca dua-duanya mendapatkan medali emas, dan lain-lain. Apapun cerita itu, kita patut bangga dengan bangsa kita yang memiliki olahraga yang luar biasa itu.

Untuk itu kami atasnama pelatih beladiri olahraga pencak silat, tidak bosan-bosannya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melestarikan pencak silat ini dengan mendaftarkan anak-anak atau saudara kita untuk berlatih pencaksilat, guna meramaikan dan memajukan olahraga kita itu. Selain itu juga ada manfaat dari latihan pencaksilat itu sendiri, karena dalam pencaksilat punya 3 aspek yang dipelajari yaitu : aspek beladiri, aspek olahraga dan mental spiritual.

Yuk segera bergabung latihan Pencak Silat terdekat ...